Chelsea sedang bersiap untuk menghadapi pertandingan mereka yang berikutnya. Ajax Amsterdam siap untuk menghalau setiap langkah dan strategi yang ditetapkan Enzo Maresca dengan para pemainnya. The Blues juga tidak akan menganggap pertandingan ini dengan gampang. Pemain terbaik akan dikerahkan, meski ada kekhawatiran di tengah fans The Blue tentang kondisi pemain mereka sekarang. Ada beberapa nama yang dikhawatirkan tidak akan bisa berkontribusi sebaik yang diharapkan dalam pertandingan ini, seperti yang terjadi pada Jorrel Hato. Tapi Enzo Maresca kemudian tampil dan mencoba memberikan kabar terkini tentang perkembangan pemain ini. Apalagi pertandingan ini akan menempatkannya sebagai tim yang pernah dibelanya sebelum bergabung dengan Chelsea.
Kabar tentang Jorrel Hato
Enzo Maresca, pria yang ditunjuk untuk mengelola strategi bermain Chelsea, memberikan informasi yang telah lama dinanti penggemar mereka. Di tengah rasa khawatir menjelang pertandingan mereka berikutnya, banyak fans The Blues yang mulai mempertanyakan kesiapan para pemain mereka dengan AJax Amsterdam yang harus mereka hadapi. Pentingnya pertandingan ini membuat semua penggemar berharap kalau semua punggawa The Blues akan bisa tampil secara optimal dalam pertandingan ini. Tapi pada kenyataannya, rasa optimis ini tidak bisa diterapkan pada semua pemain. Ada beberapa nama yang diragukan bisa tampil dengan optimal, seperti Jorrel Hato.
Rasa khawatir penggemar akan bertambah setelah pernyataan yang dilontarkan oleh Enzo Maresca. Pelatih The Blues ini mengakui baru-baru ini kalau perkembangan pemain ini belum beada pada tahap yang memuaskan. Sejak pertama kali mendapat kepercayaan dengan bergabung bersama mereka, pemain ini masih terus berjuang untuk bisa mematenkan namanya sebagai pemain berkaliber tinggi di tengah semua pemain The Blues yang lain.
Perjalanan Jorrel Hato bersama Chelsea memang masih tergolong baru. Tim yang bermarkas di Stamford Bridge ini memilih untuk menjalin kerjasama dengannya di musim panas lalu. Waktu itu, manajemen The Blues sepakat untuk menggelontorkan dana senilai 37 juta poudnsterling. Dana ini mereka bayarkan kepada Ajax Amsterdam demi bisa mengamankan kontrak jangka panjang dengan pemain ini.
Preferensi Peran bagi Jorrel Hato
Sayangnya, keputusan Chelsea untuk menjalin kerjasama dengan pemain ini tidak langsung berbuah manis. Sejak langkah pertama bergabung dengan tempat ini, dia tidak langsung mendapatkan kesmepatan untuk bergabung menjadi pemain pilihan utama untuk posisi yang diberikan kepadanya. Sebagai pemain bek kiri, ia masih berada di bawah Marc Cucurella yang lebih sering ditempatkan di banyak pertandingan mereka. Tapi situasi seperti ini sebenarnya bukan hal yang mengejutkan. Dari awal, kehadiran pemain berusia 19 tahun ini memang sudah diprediksi tidak akan berjalan dengan mulus. Sejak awal, dia diprediksi tidak akan langsung mendapat kesempatan bertanding sebagai tim utama mereka.
Prediksi ini terbukti cukup benar setiaknya hingga saat ini. Untuk musim ini, dia hanya mendapat kesempatan 5 kali bertanding. Tiga di antaranya dijalaninya dari menit pertama pertandingan. Sementara dua sisanya didapatkannya dengan peran sebagia pemain pengganti. Meski terbilang cukup rendah, tapi angka ini sudah termasuk semua kompetisi yang dijalaninya bersama Chelsea hingga titik ini.
Angka pertandingannay bisa terbilang rendah. Tapi masih ada harapan akan perkembangan peain ini. Jorrel Hato mampu mengesankan banyak penggemar mereka saat pertandingan terakhirnya melawan Liverpool. Enzo Maresca waktu itu menempatkan dirinya dalam peran kunci. Berkat permainannya yang ciamik, dibantu dengan rekan-rekan setimnya, Chelsea berhasil bermain dengan sangat menekan meski yang menjadi lawan mereka adalah juara petahana Liga Primer. Sekarang, dia akan dihadapkan pada satu pertandingan lagi yang tidak kalah penting. Lawan yang menantinya berikutnya tak lain dan tak bukan adalah mantan klubnya, Ajax Amsterdam. Menurut jadwal, kedua tim besar ini akan dipertemukan pada hari Rabu malam mendatang. Keduanya akan bertemu dalam gelaran Liga Champions.
Indikasikan Status di Chelsea
Saat menjalani sesi konferensi pers sebelum pertandingan, Enzo Maresca menyampaikan pandangannya tentang pemainnya ini. Seperti yang berhasil dikutip oleh BK8bet, pelatih Chelsea ini mengakui kalau proses transisi Jorrel Hato di tempat barunay sekarnag memang tidak berjalan dengan cukup mulus. Mesi demikian, dia juga membeirkan petunjuk kalau situasi ini tidak berarti titik akhir bagi semuanya. Pria yang menjadi pelatih The Blues ini justru memberi petunjuk kalau dia siap memberikan waktu dan kesempatan lebih banyak untuk pemainnya ini di masa yang akan datang.
Pelatih yang terlahiri di negara Italia ini mengatakan kalau mereka sangat senang dengan hadirnya Jorrel Hato di tengah-tengah mereka. Tapi untuk sekarang, pemain baru mereka ini masih terus berusaha untuk beradaptasi. Proses ini membutuhkan waktu lebih lama dari yang mereka prediksi. Tapi durasi ini sebenarnya masih dapat dipahami karena adanya perbedaan dari segi kompetisi sampai tingkat persaingan. Tapi secara keseluruhan, dia dan semua pemangku kepentingan di Stamford Bridge senang menyambutnya di tengah-tengah mereka.
Pelatih Chelsea ini juga menyampaikan kalau dua hingga 3 minggu pertamanya di tim ini menjadi tantangan tersendiri. Mantan pemain Ajax Amsterdam ini harus berjuang dengan masalah kebugaran fisik dan intensitas bermain. Tapi dari hari ke hari, ada perkembangan cukup positif yang berhasil dicapainya. Selanjutnya, pelatih yang sama juga sempat ditanya tentang peran terbaik yang bisa diberikan kepada pemain ini. Tentang pertanyaan ini, Maresca hanya menjawab kalau dia bisa bermain dengan baik sebagai pemain bek tengah atau kiri. Dia beranggapan kalau mantan pemain Ajax Amsterdam ini adalah seorang pemain yang luar biasa hebat. Selain dua peran terdahulu, dia juga bisa menunjukkan permainan yang menjanjikan di bagian gelandang sampai depan. Dengan variasi peran seperti ini, pelatih Chelsea ini cukup percaya diri kalau pemain baru mereka ini bisa bermain dengan optimal meski diberikan penugasan di titik berbeda.
Waktu beradaptasi yang cukup panjang menimbulkan satu pertanyaan bagi penggemar mereka. Dengan Sunderland tampil sebagai lawan berikutnya yang haru smerkea hadapi, Enzo Maresca akan dihadapkan pada satu lagi pertanyaan penting. Sebagai pelatih, ia dihadapkan pada kebutuhan untuk menjaga skuadnya tetap prima di setiap pertandingan mereka. Tapi dengan situasi yang mereka hadapi seperti sekarang, tidak mudah menemukan pemain yang bisa diturunkan setiap saat. Disini muncul kemungkinan bagi pelatih The Blues ini untuk memberikan kesempatan pertama bagi Jorrel Hato untuk bertarung di UCL.
Kesempatan semain terbuka setelah Marc Cucurella diistirahatkan untuk kedua kalinya di 2 laga kualifikasi yang dijalani timnas Spanyol. Momen ini terjadi ketika tim-tim asal Eropa masuk periode jeda pertandingan internasional. Meski demikian, hal ini tidak menghalanginya untuk mengumpulkan 65 pertandingan di tingkat klub. Angka ini sudah termasuk dengan riwayat pertandingan sejak musim lalu. Tidak hanya di tingkat klub, dia jug sering mendapat panggilan bertanding untuk membela timnas negara matador.
Tapi Chelsea tidak bisa berdiam diri dengan begitu saja. Untuk bisa mendapatkan kesempatan menang yang baik, The Blues haurs melakukan tekanan secara konsisten dalamsetiap pertandingan mereka. Enzo Maresca harus bisa mendapatkan poin sebanyak mungkin dalam fase liga di UCL. Kebutuhan seperti ini akan menempatkan tim untuk menurunkan pemain terbaik mereka. Tapi seperti yang disampaikan sebelumnya, menggunakan pemain yang sama berulangkali bisa berdampak negatif bagi kesiapan dan kebugaran sebuah tim. Bagi Jorrel Hato, kesempatan seperti ini membuka peluang baginya untuk bisa mengembangkan kemampuan. Apalagi kesempatan ini datang dari kompetisi seelite Liga Champions.
Pada jadwal berikutnya, mereka akan dihadapkan pada pertandingan sulit berikutnya. Wolverhampton Wanderers akan menanti mereka di Piala EFL. Untuk pertadingan ini, banyak pengamat beranggapan kalau mantan pemain Ajax Amsterdam ini memiliki peluang untuk tampil. Tidak hanya pada sebagian pertandingan, tapi selama 90 menit penuh. Dengan periode waktu istirahat selama seminggu penuh, kesempatan langka seperti ini bisa diberikan kepadanya bukan hanya di satu, tapi 2 pertandingan. Ini akan menjadi kesempatan emas setelah gagal didapatkannya dalam waktu berbulan-bulan semenjak pertama menjadi bagian skuad Stamford Bridge.