Liverpool kembali mengalami pukulan serius. Bukan tentang permainan mereka yang merosot tajam sampai membuat tim ini terpaksa turun peringkat dan keluar dari wilayah 4 peringkat top di klasemen EPL. Tapi The Reds harus mencari cara untuk mengatasi masalah pemain mereka yang semakin banyak mengalami cedera. Arne Slot harus mencari solusi baru setelah Wataru Endo mengalami cedera yang tampaknya cukup serius. Pemain ini sampai harus digotong menggunakan tandu oleh tim medis untuk bisa keluar dari lapangan. Penggemar bertanya-tanya tentang kondisi sebenarnya yang dihadapi tim dan strategi yang bisa digunakan untuk menyelesaikan masalah ini.
Wataru Endo Keluar Ditandu
Penggemar Liverpool harus kembali menyaksikan pemandangan yang tidak mereka sukai. Gelandang mereka, Wataru Endo, harus keluar lapangan dalam kondisi yang sangat mengkhawatirkan. Tim medis yang ditugaskan The Reds sampai harus menggunakan tandu untuk memandu pemain ini keluar dari lapangan. Pemandangan ini terekan dalam pertandingan mereka di Liga Primer pada hari Rabu malam yang lalu. Pemandangan ini menjadi penanda kalau Arne Slot tidak hanya harus memikirkan pertandingan dengan lawan-lawan mereka, tapi juga kondisi fisik yang dimiliki semua pemainnya.
Cedera yang menyerang pemain Liverpool ini terjadi ketika kakinya diduga salah mendarat di rumput lapangan. Dia diduga mengalami keseleo akibat mencoba mendarat di rumput dengan posisi yang tepat. Sempat terlihat kalau pemain ini mengalami sakit setelah insiden ini terjadi. Tapi penggemar tampak terkejut ketika pemain ini justru terlihat bisa kembali berdiri dengan cukup nyaman setelah insiden yang sama.
Sempat Jalani Perawatan Awal
Perawatan yang diberikan tim medis Liverpool sempat memberi harapan. Setelah menjalani beberapa menit untuk mendapat perawatan, pemain berusia 33 tahun ini sempat percaya diri untuk bisa kembali bermain menemani pemain Liverpool lainnya di tengah lapangan. Tapi kemudian masalah sebenarnya muncul. Cedera yang awalnya diduga hanya berupa kasus ringan ternyata hanya permukaan dari cedera lain yang jauh lebih serius. Tim medis kemudian terpaksa harus menggunakan tandu untuk membwa keluar Wataru Endo dari tengah lapangan. Pemandangan ini terjadi pada menit ke-69 pertandingan, di tengah usaha Liverpool untuk bisa meredam serangan balik dari Sunderland yang menjadi lawan mereka.
Para fans Liverpool sekarang mulai khawatir akibat dari cedera yang terjadi ini. Banyak yang mempertanyakan kapan pemain ini bisa dipastikan akan kembali bertanding bersama mereka. Tapi periode pasti dari sebuah cedera biasanya bergantung dari dampak yang disebabkan oleh cedera itu. Dari sisi Liverpool, mereka sampai sekarang masih belum bisa memastikan jenis cedera yang terjadi. Dari pemerikssaan awal diketahui terjadi pembengkakan di area yang mengalami cedera. Situasi ini memaksa mereka untuk menunggu sampai pembengkakan berkurang sebelum bisa melakukan pemindaian lebih lanjut.
Wataru Endo Harus Keluar Lebih Awal
Liverpool memang harus menungggu sampai mereka bisa melakukan pemeriksaan penuh untuk mendapat diagnosis yang tegak. Tapi setidaknya ada beberapa rujukan yang bisa digunakan untuk menerka kapan pemain ini bisa kembali ke tengah mereka. Biasanya, cedera dalam olahraga sepakbola dapat dibagi ke dalam 3 tingkatan dengan level 1 menjadi yang paling ringan dan 3 sebagai cedera dengan keparahan paling tinggi.
Dari pengalaman kami, cedera mata kaki tingkat pertama biasanya akan bisa pulih penuh dalam waktu 2 minggu. Sementara robek otot ligamen yang masuk dalam cedera tingkat dua akan butuh waktu antara 3 sampai 6 minggu untuk benar-benar bisa pulih, belum termasuk sesi fisiologi untuk memastikan pemain terdampak bisa kembali bertarung. Sementara robek penuh dari otot ligamen mata kaki masuk ke dalam cedera level tiga. Biasanya akan butuh waktu setidaknya 3 bulan sebelum pemain yang mengalami cedera dinyatakan bisa kembali bertanding.
Selain itu,a da kekhawatiran tentang kemungkinan retak atau patah tulang. Hanya saja sampai sekarang belum ada informasi resmi yang dirilis Liverpool tentang lingkup cedera yang dialam pemain gelandang ini. Fakta kalau Wataru Endo sempat bisa kembali berdiri dan bermain dengan sendiri di mata beberapa pengamat medis bisa dipandang sebagia kabar baik. Tapi yang jelas gelandang The Reds ini terlihat kesakitan ketika dia harus ditandu untuk meninggalkan lapangan.
Cedera ini menjadi hantaman serius bagi Wataru Endo. Pemain Liveprool ini baru saja menjalani pertandingan pertamanya sebagai skuad inti di musim sekarang. Sunderland menjadi lawan pertamanya. Kesempatan perdana ini akhirnya dia dapatkan setelah Dominik Szoboszlai tak bisa digunakan setelah dikenakan larangan bertandingan. Pemain bek kanan Liverpool, Conor Bradley dan Jeremie Frimpong, juga harus absen karena mengalami cedera. Sementara Joe Gomez akhirnya bisa kembali bermain setelah sempat terlibat dalam insiden di bangku pemain cadangan.
Sampai sekarang, Liverpool masih harus menunggu setidaknya sampai bengkak di area yang mengalami cedera mulai berkurang. Baru demikian mereka bisa melakukan pemeriksaan dengan menyeluruh. Kemungkinan mereka harus menunggu paling tidak sampai 1 minggu ke depan sampai area ini bisa dilakukan pemindaian.
Untuk sekarang, memang belum ada diagnosis resmi yang bisa ditegakkan. Tapi dari rumor internal, sepertinya tim medis mulai mendapat gambaran tentang tipoe cedera yang dialami pemain ini. Tapi memang detil lengkapnya baru bisa diketahui setelah pemeriksaan awal dilakukan. Dari sini mereka bisa menentukan langkah perawatan terbaik untuk diberikan kepada pemain ini.
Bagi Liverpool, kehilangan seorang pemain yang bisa bermain di bagian bek kanan jadi masalah besar yang sangat merugikan mereka. Terutama di fase ini, Liverpool butuh semua pemain mereka untuk berada dalam kondisi terbaik saat tim ini sudah berhasil menang di 3 peratndingan. Sekarang, skuad Arne Slot sedang berusaha untuk bisa meraup sebanyak mungkin kemenangan di perjalanan mereka di UECL dan Piala FA musim sekarang. Mereka juga sedang menggodok strategi untuk bisa mendapatkan tempat di 5 peringkat paling atas di EPL.