Manchester United terus menggalakkan upaya mereka untuk bisa membangun kembali tim ini. Michael Carrick sejauh ini sudah menjalankan tugasnya dengan cukup baik. Tapi hasil gemilang yang mereka dapatkan di awal-awal penunjukannya sekarang sudah mulia menunjukkan hasil bervariasi. Penggemar dan pemilik klub yang awalnya percaya diri kalau dia bisa menjadi pelatih kepala mereka yang baru sekarang sudah miulai berubah pandangannya. Tim ini kemudian meneruskan upaya mereka untuk mencari pelatih kepala yang baru. Beberapa nama muncul sebagai kandidat. Selain Andoni Iraola dari Bournemouth, mereka juga rupanya mempertimbangkan untuk merekrut Julian Nagelsmann untuk peran yang sama.
Tawarkan Peran ke Julian Nagelsmann
Manchester United dikabarkan siap untuk membuka pembicaraan dengan salah satu kandidat untuk menjadi pelatih kepala mereka yang berikutnya. Menjalani beberapa bulan dengan Michael Carrick jelas memberikan mereka harapan yang dibutuhkan oleh tim ini. Mereka perlahan-lahan mulai bangkit. Tapi harapan yang awal berkembang dengan subur sekarang mulai melambat. Ada rasa khawatir kalau pada akhirnya mereka akan kembali tersungkur. Manchester United merasa sekarang mereka butuh pelatih yang bisa bermain seperti Michael Carrick, tapi lebih konsisten. Dari sini mereka mulai mencari beberapa nama yang bisa memberi tim ini jawaban dan prestasi yang mereka harapan. Dari sini mereka percaya kalau sosok Julian Nagelsmann bisa memberi jawaban seperti ini. Saat ini mereka sudah mulai membuka pembicaraan dengan pria ini untuk menjalankan tugas penting di Old Trafford.
Setan Merah kembali ke aksi penuh persaingan mereka setelah sempat beristirahat selama kurang lebih tiga minggu., Pada hari Senin yang lalu, mereka kembali ke tengah lapangan dengan harapan untuk bisa meneruskan momentum emas untuk terus membawa pulang poin dalam jumlah maksimal. Tapi semua harapan ini harus kandas. Manchester United yang dari awal diunggulkan untuk bisa langsung mematahkan permainan Leeds United justru harus berhadapan dengan hasil sebaliknya. Lawan mereka justru berhasil mendapatkan kemenangan pertama mereka di liga ketika bertarung di Teater Mimpi sejak terakhir kali menang pada bulan Februari 1981 yang lewat. Kemenangan ini langsung menjadi kejutan serius untuk semua orang yang hadir dan menyaksikan pertandingan ini.
Skuad Daniel Farke sangat tidak diperkirakan bisa bermain dengan maksimal dalam pertandingan di kandang Setan Merah. Serangan yang mereka lakukan di babak pertama dari striker Noah Okafor menjadi topik pembicaraan. Dia berhasil mengamankan kemenangan langkah mereka dari lawan, yang bisa jadi salah satu rival terberat mereka.
Fokus Perhatian
Fokus pembicaraan terbesar dari pertandingan ini tiba di babak kedua. Pemain bek tengah Man United, Lisandro Martinez, membuat kejutan. Bukan karena prestasi yang dia buat atau gol yang dia hempaskan ke gawang lawang mereka, tapi karena pemain ini menerima sanksi kartu merah dari wasit yang memimpin pertandingan ini. Sanksi ini dia dapatkan setelah diduga menarik rambut dari pemain Leeds United, Dominic Calvert-Lwein.
Terlepas dari kekurangan mereka dari segi jumlah, Setan Merah nyaris berhasil melakukan serangan balik setelah tertinggla dua gol. Bruno Fernandes melakukan serangan balik. Serangan yang diatur dengan ciamik berhasil membuat mereka menemukan celah untuk menembakkan satu gol, yang sekaligus menjadi gol ke-17 bagi pemain ini di musim sekarang. Paling tidak mereka berhasil mengurangi selisih gol menjadi hanya 1 buah.
Lakukan Pembicaraan dengan Julian Nagelsmann
Menurut pandangan dari beberapa media, Man United saat ini sedang mempelajari situasi yang berkembang di hadapan mereka. Tim ini sedang mempelajari semua yang harus atau sedang mereka hadapi dan siapkan nantinya. Persiapan matang sedang mereka bangun untuk menghadapi musim panas nanti. Di periode ini, mereka harus bersiap karena pelatih yang sekarang sudah akan menyelesaikan tugasnya. Mereka harus segera menemukan pelatih yang tepat yang bisa menjalankan tugas penting ini.
Ada beberapa nama yang menurut laporan media mulai dijajaki oleh Old Trafford. Salah satu nama yang mereka dekati adalah Julian Nagelsmann. Pria ini sekarang masih menjalankan tugasnya sebagai pelatih di tim nasional Jerman. Kemampuan yang dia miliki membuat asosiasi sepakbola Jerman memilihnya untuk mengantarkan tim mereka menjadi juara, gelar yang sudah mereka tunggu selama bertahun-tahun di Piala Dunia. Menurut anggapan media, diyakini kalau pelatih berusia 38 tahun ini akan bisa tersedia untuk tugas sebagai pelatih setelah turnamen internasional ini selesai. Dia akan bisa bertugas kembali sebagai pelatih setelah tugasnya disana selesai, siap untuk menggunakan pengalamannya sebagai mantan pelatih Bayern Munich.
Diyakini juga kalau mantan pelatih Bayern Munich ini dipandang sebagai sosok yang tepat untuk rencana dan proyek jangka panjang Manchester United ke depan. Mereka sedang bersiap untuk memastikan tim ini mendapatkan kembali reputasi mereka yang sudah hilang sejak lama di musim yang baru. Untuk sekarang, mereka sedang mempersiapkan untuk bisa mengajukan penawaran resmi kepada nama yang dimaksud tadi. Belum ada informasi tanggal mereka akan mengajukan langkah ini, tapi yang pasti dalam waktu dekat.
Setelah berhasil memandu tim nasional Jerman untuk melaju ke Piala Dunia 2026 pada bulan Juli yang lewat, kandidat pelatih Man United ini kemungkilnan akan bisa menjawab panggilantugas ini di Teater Mimpi. Disana dia diharapkan akan bisa membawa tim ini membawa pulang trofi turnamen Liga Champions ketika mereka bertarung di musim yang akan datang.
Menang dalam 7 kalid ari 10 pertandingan pertamanya di Liga Primer, Michael Carrick adalah sosok yang luar biasa bagi Manchester United. Dia adalah pria yang harus mereka banggakan meski sekarang tim ini sedang berjuang untuk menemukan kandidat yang tepat untuk meneruskan tugas penting ini. Dia adalah pria yang berhasil membawa mereka kembali untuk menempati dan mempertahankan peringkat 3 di klaemen sekarang. Tapi beberapa pengamat melihat kalau pelatih interim Old Trafford ini mulai kehilangan sentuhannya terutama dalam beberapa minggu terakhir.
Bahkan setellah kalah dari rival mereka Leeds Untied di hari Senin malam, Setan Merah sampai sekarang masih berada dalam posisi yang cukup menguntungkan. Di posisi sekarang, mereka masih memenuhi syarat untuk bisa mendapat tiket untuk melaju ke Liga Champions di msuim yang akan datang. Pengalaman dan kemampuan yang dia miliki dalam mengelola tim di kasta tinggi membuat Michael Carrick bisa saja dipandang sebagai kandidat pelatih utama mereka. Tapi pengalaman mereka dengan hasilnya yang bervariasi membuat langkah ini dipandang cukup berisiko. Sementara INEOS, tim yang menjadi salah satu pemilik Setan Merah sekarang, jutru lebih tertarik dengan kemungkinan kerjasama dengan Julian Nagelsmann.