Manchester City memulai babak baru dalam perjalanan mereka. Pep Guardiola mengambil langkah besar dengan mendatangkan Antoine Semenyo dari Bournemouth. Keputusan ini disambut dengan penuh gembira oleh penggemar mereka. Dari hari pertama pemain ini hadir, Pep Guardiola langsung menurunkan dalam pertandingan terbaru mereka. Keputusan ini terbilang langka karena jarang pemain baru langsung bermain di tim barunya. Tapi keputusan ini juga memulai babak baru dalam perjalanan Manchester City. Meski berstatus pemain baru, tapi mantan pemain Bournemouth ini langsung berhasil mendapat apresiasi dari fans Cityzens berkat permainannya yang cemerlang.
Debut Mengesankan Antoine Semenyo
Pemain baru Manchester United berhasil mempersembahkan debut istimewa dalam pertandingan perdananya bersama Manchester City. Antoine Semenyo menunjukkan kalau pertandingan debut perdananya bersama mereka bisa menjadi jawaban yang sedang diincar Pep Guardiola selama ini. Dia membuktikan kalau dirinya bisa memberikan dimensi berbeda untuk bagian depan mereka.
Pemain berusia 26 tahun ini secara resmi diperkenalkan sebagai pemain baru pertama Manchester City untuk bulan Januari. Pengumuman ini dilakukan pada hari Jumat lalu setelah mereka menyelesaikan transfer senilai 64 juta poundstelring dari mantan timnya, Bournemouth. Pep Guardiola langsung mengambil langkah penting dengan menerjunkannya dalam pertandingan mereka. Pemain ini tampil dalam skuad utam asaat mereka bertanding melawan Exeter City. Keputusan ini terbukti benar. Pemain ini memainkan peran besar dalam pertandingan yang berakhir dengan skor telak 10-1 di kandang mereka sendiri.
Lebih sering bertugas sebagai gelandang kiri, mantan pemain Bournemouth ini menunjukkan kemampuan gemilangnya langsung di pertandingan yang dilaksanakan di markas Manchester City ini. Dia behrasil melakukan 1 gol dan menambahnay dengan asist. Kemenangan telak dari pertandingan ini membantu Cityzens melaju ke putaran keempat Piala FA.
Apresiasi untuk Antoine Semenyo
Beberapa pengamat menyuarakan pandangan mereka tentang pemain baru Pep Guardiola ini. Mereka mengungkap kalau pertandingan ini menjadi sangat berkesan kepada pemain baru ini. Untuk bisa mencetak gol dan asist dalam debut perdana adalah hal yagn luar biasa, yang belum tentu bisa dilakukan semua pemain baru. Kinerjanya bisa jadi akan sulit untuk diingat karena jumlah gol masif yang mereka cetak dalam pertandingan ini, tapi tetap saja pertandingan ini akan menjadi sangat berkesan.
Beberapa pengamat berujar kalau Antoine Semenyo telah memainkan beberapa aspek penting yang membantu bagian gelandang Mancheser City. Di bagian ini, Omar Marmoush, Jeremy Doku, Oscar Bobb, dan Savinho sering menunjukkan kinerja yang kurang optimal meski sudah menggunakan strateg dari Pep Guardiola. Kinerja ini yang kemudian mendorong klub untuk mengambil keputusan untuk mendatangkannay dair Bournemouth.
Bukan hanya pengamat, penggemar juga menyuarakan apresiasi mereka pada pemain baru ini. Memang jika membahas pertandingan ini, semua orang harus mempertimbangkan lawan yang mereka hadapi. Man City jelas jauh lebih kuat dari Exeter City yang berasal dari klasemen turnamen Liga Satu. Pertandingan ini juga bisa saja sulit bagi mereka karena harus kehilangan beberapa pemain yang terpaksa masuk ke bangku pemain cadangan. Tapi tetap saja Man City berhasil membuktikan kalau mereka tetap tim dengan kekuatan mematikan untuk setiap lawan yang menghadang langkah mereka.
Dibandingkan dengan Gelandang Manchester City
Pengamat lain bersuara kalau orang-orang bisa memperhatikan fakta kalau pemain baru Manchester City ini telah bermain dengan baik di Liga Primer untuk musim ini. Dia telah mencetak 10 gol dan melakukan 3 asist untuk musim ini. Angka ini menunjukkan kontribusi yang hebat dari tugasnya sebagai pemain sejak masih bergabung di Bournemouth. Sekarang tren ini masih terus berlanjut meski dia sudah menggunakan seragam dari tim yang baru.
Memang lawan yang mereka hadapi punya kekuatan yang jauh berbeda dan inferior. Tapi kualitas dari tindakan yang ditunjukkan Antoine Semenyo sangat luar biasa. Dia bisa bermain dengan begitu cair dalam pertandingan ini. Dia mampu membangun serangan akurat, melakukan umpan dengan presisi, dan bermain dengan kemampuan taktis yang layak untuk dipuji.
Kekuatan dan dorongan ini berubah menjadi 2 hal yang paling banyak dikagumi publik tentang pemain ini. Dia tampak jauh berbeda dari dirinya yang lama saat masih di Bournemouth. Tampaknya dia bisa jauh lebih berkembang di Manchester City, tempat dia bermain dengan begitu nyaman dan percaya diri. Sepertinya dia tampak bisa bermain dengan lebih bebas di tim ini.
Ketika mengamati permainannya secara spesifik, dia tampak berhasil melakukan umpan kepada Tijjani Reijnders sampai Erling Haaland. Irama permainannya yang bagus terpantau berhasil dipertahankan secara konsisten di sepanjang pertandingan. Memang sempat terlihat kalau umpan yang dilakukan dengan kaki urang dominannya terlihat kurang optimal jika dibandingkan dengan umpan yang dilakukan Kevin de Bruyne. Tapi umpan ini tetap berhasil diterima oleh Rico Lewis dengan cukup baik.
Kemampuan mengumpannya bisa disandingkan dengan Rayan Cherki. Dengan pemain baru ini, sekarang Manchester City punya pelari yang hebat di bagian gelandang. Pemain ini selalu punya kekuatan, komitmen, dan hasrat untuk menembus bagian belakang lawan emreka dan mengeksekusi tendangan dengan baik. Sudah lama fans Man City tidak melihat pemandangna seperti ini dari gelandang mereka. Tiga pemain lain, Bobb, Doku, dan Savinho tidak bisa berlari seperti ini. Yang paling mirip adalah Marmoush yang terjadi di musim lalu. Pemain ini akan mencoba bergerak maju, mengintai bek lawan mereka. Tapi kemampuan pemain ini tetap masih di bawah Antoine Semenyo.
Di mata penggemar, Antoine Semenyo adalah sosok pemain yang hanya berharap untuk bisa mencetak gol. Dia bermain dengan sangat klinis, mematikan, dan efisien. Exeter City jelas terlihat tak berdaya dalam pertandingan ini. Kemudian, jika memang harus dibandingkan dengan Doku, kedua pemain ini bisa bersaing untuk mendapat keputusan bermain dari Pep Guardiola. Pengamat lain mengutarakan kalau Doku adalah pemain yang kompleks, yang lebih sering memilih untuk bermain dengan efektif, mencetak gol tanpa perlu menggiring bola. Dia mampu bermain dengan fantastis, termasuk saat menggiring bola. Tapi Doku butuh menyentuh bola dalam waktu lama dan menggiring bola cukup lama sebelum menciptakan peluang.
Pengamat lain beranggapan kalau efisiensi yang kejam dari Antoine Semenyo sangat menyegarkan, di tengah kondisi gelandang mereka yang sangat rumit sekarang. Dia adalah pemain yang rela untuk meratakan permainan lawan sepanjang bisa menemukan kesempatan lawan untuk mencetak gol. Dalam pandangan mereka, sosok pemain terbaru mereka ini menawarkan permainan yang jauh lebih sederhana yang sudah lama tidak mereka lihat. Efisiensi dan gaya bermainnya yang seolah antitesis dari Doku membuat pemain ini sangat menarik. Doku adalah pemain yag brilian dan kreatif, tapi sangat sibuk dan suka menyentuh bol adalam waktu lama ke arah berbeda. Butuh waktu lama sebelum pemain ini bisa mencetak gol. Sementara Antoine Semenyo adalah kebalikannya. Dia lebih suka bergerak dan mencetak gol dengan cepat.