Pergantian pelatih seolah menjadi hal wajar dan jamak terjadi untuk musim ini. Manchester United yang sukses terbang tinggi dan menanggalkan semua kesan lama yang buruk menjadi preseden positif yang coba diikuti tim-tim lain. Chelsea termasuk dalam tim yang mencoba peruntungan mereka dengan mengganti pelatih. Enzo Maresca diberhentikan dari tugasnya untuk mengatur strategi The Bleus. Pelatih dari tim mitra mereka dari satu grup yang sama, Liam Rosenior, kemudian ditugaskan sebagai pengganti. Tapi dari awal datang sampai sekarang, The Blues nyatanya belum mengalami perubahan signifikan. Rosenior mengaku kalau sebelum bisa mencapai fase ini, mereka harus lebih dulu menyelesaikan masalah dalam yang sudah terlanjur mengakar dalam tim ini.
Rosenior Tak Bisa Sembunyikan Wajah Kecewa
Pelatih Chelsea, Liam Rosenior, tak bisa membunyikan wajahnya yang penuh dengan rasa kecewa. Ekspresi ini tak bisa dia sembunyikan ketika melihat pemain yang dia siapkan harus kembali menelan kekalahan. Awalnya dia cukup percaya diri kalau jadwal mereka dengan Arsenal akan bisa memberikan setikdanya 1 tambahan poin. Tapi saat pertandingan berakhir, The Blues harus pasrah ketika The Gunners kembali menunjukkan dominasi mereka. Dua gol menjadi kunci bagi The Gunners untuk memastikan kalau mereka bisa pulang dengan poin maksimal.
Pertandingan ini sebenarnya jadi taruhan besar untuk Rosenior. Setelah kalah dari Burnley dan Leeds United dalam beberapa minggu terakhir, penggemar mereka menyuarakan agar pelatih baru tim segera melakukan perombakan. Hanya ada waktu beberapa bulan lagi yang bisa mereka manfaatkan untuk mendapatkan hasil terbaik, paling tidak untuk lolos ke Liga Champions musim yang akan datang. Tapi sampai sekarang, belum ada perubahan signifikan yang mereka dapatkan dari pelatih. Tuntutan penggemar cukup sederhana. Mereka ingin melihat tim kesayangannya kembali bersaing dengan sengit dengan mereka yang berada di pucuk klasemen.
Langkah Chelsea Terhenti
Harapan in menjadi pembakar semangat pemain Chelsea saat melawan Arsenal. Tapi semua upaya dan strategi yang mereka bangun nyatanya belum bisa mengimbangi semangat bermain yang ditunjukkan pemain seberang. Jurrien Timber dan William Saliba dari Arsenal berhasil menjadi penyelamat Arsenal yang memang sedang mencari poin maksimal dari setiap pertandingan mereka. Kemudian kartu merah yang dieterima Pedro Neto terbukti menjadi pengunci hasil pertandingan ini di luar performa solid yang ditunjukkan The Blues.
Kalah dari Arsenal membuat The Blues tak punya banyak pilihan. Kalah dari tim yang menempati pucuk peringkat membuat merkea sekarang berada di peringkat 6 pada turnamen yang sama di Liga Primer Inggris. Persaingan gila-gilaan yang sedang terjadi antara 4 tim dengan peringkat teratas saat ini membuat harapan The Blues untuk bisa mendapatkan tiket ke Liga Champions tahun depan semakin tipis. Situasi ini dari awal mau mereka hindari tapi sekarang tak lagi dapat ditepis. Menanggapi situasi ini, Rosenior mengaku kalau pemainnya mengulangi kesalahan yang sama dari pertandingan ke pertandingan berikutnya.
Rosenior Singgung Keputusannya dengan Chelsea
Berbicara dalam sebuah konferensi pers yang digelar setelah pertandingan mereka melawan Arsenal, pelatih The Blues ini mengungkapkan pandangannya. Menurutnya jelas terlihat prioritas yang harus mereka kejar sekarang. Dari sudut pandangnya sebagai pelatih, dia menekankan kalau semua orang di Stamford Bridge harus berkembang kalau mereka ingin bertumbuh sebaegai ti.
Pelatih yang pernah melatih Strasbourg ini menekankan kepada jurnalis kalau jelas sekarang yang sedang dihadapi The Blues. Semua orang bisa melihat keunggulan mereka. Menurutnya sudah jelas untuk semua orang tentang apa yang harus mereka kembangkan untuk benar-benar bisa maju dan bangkit. Menurutnya, sebagai sebuah kelompok, termasuk dirinya sendiri, mereka banyak belajari dari minggu sebelumnya. Mereka harus kebobolan dua gol dari pertandingan yang akhirnya berdampak serius bagi mereka. Kekalahan ini adalah hasil yang sangat memalukan. Mereka semakin terpukul ketika ada pemain yang mendapatkan ganjaran kartu merah dari wasit. Pelatih The Blues ini lanjut mengatakan kalau dia tidak hanya akan mau duduk diam sambil mengelak dengan menyebut kalau mereka sudah bermain dengan baik setiap minggu walau gagal mendapatkan poin. Tapi dia justru menekankan kalau mereka harus mencari cara untuk bisa bermain dengan baik. Mereka harus menemukan kemblai cara tim ini bisa melakukannya seperti di masa lalu ketika dia menghabiskan banyak waktu dengan tim ini. Mereka harus bisa mendapatkan poin maksimal dalam setiap pertandingan yang tersisa dengan cepat.
Tentang kartu merah yang dia singgung, publik langsung melemparkan ingatan mereka pada Pedro Neto. Pemain Chelsea ini harus mengakhiri permainannya bersama pemain Stamford Bridge yang lain setelah mendapat akumulasi 2 kartu kuning dalam rentang hanya 3 menit. Satu kartu kuning diberikan karena wasit menganggapnya melakukan tindakan yang tidak sopan. Sementara kartu kuning kedua diberikan setelah dianggap melakukan pelanggaran di garis sentuh.
Ketika ditanya tentang pelanggaran yang dilakukan gelandangnya, Rosenior meanmbahkan kalau dia kecewa dengan yang terjadi dengan Pedro Neto. Dia menganggap pemain ini sebagia pemain yang sangat bagik dan berharap bisa terus bersama mereka di lapangan. Sampai pada titik sebelum kartu diberitakan, sebenarnya dia sudah menciptakan banyak masalah ke Arsenal. Sekarang dengan kartu merah yang diberikan wasit, mereka merasa sangat kecewa. Dia mengaku kalau mereka akan merindukan kehadirannya bersama mereka dalam pertandingan berikutnya melawan Aston Villa.
Tapi di akemudian menegaskan kalau pesannya tidak hanya tentang Pedro. Menurutnya sebagia kelompok termasuk dia sebagai pelatih, mereka harus bertanggung jawab atas beberapa pengambilan kebijakan terkait dengan disiplin dan momentum gol dicetak. Perbaikan harus terus dilakukan termasuk penyebab mereka bisa kebobolan gol. Dari sudut pandangnya, beberapa gol yang mereka terima seharusnya tidak boleh masuk ke gawang.
Untuk berikutnya, Chelsea akan berhadapan dengan jadwal yang sangat padat sampai 21 Maret nanti. Periode ini akan menjadi masa-masa yang sangat penting untuk mereka di musim ini. Di hari Rabu malam nanti, mereka akan bertemu dengan Aston Villa yang menempati peringkat 4 di Liga Primer. Kemudian setelah selesai dengan pertandingan ini, mereka akan bertandang ke Wrexham 3 hari berikutnya.
Setelah pertandingan ini, sudah ada jadwal berikutnya yang menunggu. The Blues harus melanjutkan perjuangan mereka 72 jam setelahnya. Mereka harus melanjutkan perjuangan di Piala FA,. Tim yang berasal dari sisi barat London ini akan bertandang ke Parc des Princes. Disana merkea akan menjalani pertandingan leg pertama di babak 16 besar Liga Champions. Mereka akan menghadapi laga bintang dengan melawan Paris Saint-Germain di kandang sendiri.