Home » Sandro Tonali Mulai Dilirik Tim Seri A

Sandro Tonali Mulai Dilirik Tim Seri A

Tim-tim sepakbola Eropa masih terus melanjutkan usaha mereka untuk melakukan penyegaran di tempat masing-masing. Bursa transfer di musim panas akan menjadi kesempatan kedua tahun ini untuk menjalankan rencana ini. Bukan hanya dari Inggris, Perancis, atau Jerman, tim-tim dari tanah Italia juga akan menggunakan kesempatan yang sama untuk mendapatkan pemain yang mereka incar. Beberapa media dari Italia mulai menyebutkan nama-nama yang berpeluang akan terlibat di bursa transfer kedua tahun ini. Dari Seri A, akan ada satu atau mungkin lebih tim yang akan melirik pemain gelandang dari Newcastle United, Sandro Tonali.

Perhatian Terarah pada Sandro Tonali

Newcastle United kembali menjadi salah satu target incaran tim-tim dari Eropa untuk urusan pemain baru. Newcastle mungkin belum berhasil untuk menempatkan diri mereka di peringkat atas klasemen turnamen arus utama di Eropa. Tapi kualitas pemain mereka tidak luput dari perhatian tim-tim besar. Jika sebelumnya ada beberapa tim dari Inggris yang menaruh perhatian pada tim ini, sekarang ada tim asal Seri A yang juga punya minat yang sama. Tak hanya sekadar tertarik dengan sembarang pemain dari tim Inggris ini, tapi tim raksasa dari Italia secara khusus menaruh perhatian pada sosok gelandang mereka, Sandro Tonali.

Kabar ini sebenarnya tidak terlalu mengejutkan. Di usianya yang tahun ini sudah menginjak angka 25 tahun, pemain ini sudah berhasil mengembangkan reputasinya di sana. Usia muda tak menghalangi langkahnya untuk berkembang menjadi salah satu pilar utama di dapur tempur Magpies. Peran besar ini tergolong cepat dia dapatkan mengingat baru di tahun 2023 yang lalu, dia memutuskan untuk bergabung dengan mereka. Sebelum mengemban status sebagai pemain Newcastle United, pemain ini memang sebelumnya sempat mengumpulkan pengalaman dan mengasah kemampuannya di AC Milan.

Kembali Setelah Lama Absen

Perjalanan Sandro Tonali di Newcastle United memang harus diakui tidak mulus. Peran besar sempat dia dapatkan di tim ini, menjadi batu lompatan untuk perjalanan karir yang lebih besar dan cemerlang. Tapi perjalanan karir ini harus ternoda di tahun 2023 yang lalu ini. Otoritas sepakbola Eropa memberikan larangan bertanding yang berlaku selama 10 bulan. Dimulai dari Oktober 2023 sampai Agustus 2024, pihak otoritas sepakbola Eropa mencabut hak pemain ini untuk bertanding. Sanksi ini diberikan setelah mereka mendapatkan bukti yang cukup atas dugaan tindakan taruhan ilegal yang mengaitkan pemain ini.

Tapi terlepas dari sanksi yang cukup lama ini, catatan kami menunjukkan kalau pemain Newcastle United ini sudah mengumpulkan jumlah pertandingan yang cukup banyak. Terpantau ada 93 pertandingan yang mereka jalani bersama. Dari awal pertandingan sampai yang terakhir, dia sudah berhasil menambah perolehan gol mereka dengan 7 kali. Jumlah ini bisa bertambah kalau menghitung kompetisi lain karena 7 gol ini hanya berlaku untuk Liga Primer Inggris.

Sekarang, periode sanksi ini telah berakhir. Penggemar Newcastle United berharap untuk bisa segera melihatnya kembali bermain bersama mereka. Banyak penggemar berharap untuk bisa melihatnya kembali mewarnai upaya mereka terutama ketika harus berhadapan dengan lawan-lawan berat. Harapan ini terus bertumbuh meski sebelumnya ada rumor yang mengaitkan pemain ini dengan isu untuk bergabung dengan Arsenal di bulan Januari yang lewat.

Rencana Tim Seri A untuk Sandro Tonali

Beberapa media olahraga dari Italia santer memberitakan kabar tentang pemain ini. Menurut pengamatan mereka, setidaknya ada beberapa tim dari tanah kelahiran pizza yang tertarik untuk memanfaatkan pengalamannya. Dari tengah-tengah semua nama ini, Juventus diyakini yang paling tertarik untuk mendapatkan pengalaman dari pemain kelas elite ini. Pengalamannya dipandang akan menjadi bantuan berharga bagi mereka di musim panas nanti.

Para petinggi dari tim yang bermarkas di Stadion Allianz ini diyakini telah cukup percaya diri dengan nama yang mereka lirik. Mereka memandang pemain kelahiran negeri yang sama dengan negara asal mereka ini sebagai prioritas yang harus dikejar untuk musim panas nanti. Mereka berharap kemampuan yang dia miliki akan bisa membantu tim ini untuk membangun pos gelandang yang lebih baik di bawah arahan dari pelatih Luciano Spalletti.

Memang, mendatangkan Sandro Tonali tidak akan menjadi satu-satunya aspek penting dalam pengembangan Juventus di masa depan. Selain harus memastikan diri bisa mendatangkan gelandang yang mereka incar, tim ini juga harus bisa memastikan kalau rencana ini akan terus berjalan. Risiko berkembang setelah pelatih mereka dijadwalkan akan segera menyelesaikan kontraknya di tanggal 30 Juni nanti atau bertepatan dengan berakhirnya periode transfer musim panas. Mempertahankannya di pos sekarang akan menjadi prioritas mereka. Tak mau menempatkan diri pada risiko perubahan fokus setelah mendatangkan pemain baru, Juventus tampaknya akan mengarahkan untuk mempertahankan pelatih ini. Jika kontraknya memungkinkan, emreka akan menempuh klausul perpanjangan kontrak, membuatnya bisa terus bertahan bersama mereka setidaknya untuk 1 tahun berikutnya. Dengan perkiraan semacam ini, raksasa asal tanah Turin ini sedang mempersiapkan diri untuk menyiapkan dana dalam jumlah cukup besar. Dana ini akan menjadi andalan mereka untuk meyakinkan Newcastle United untuk segera melepaskan pemainnya.

Beberapa media lain menyebutkan kalau Newcastle United sebenarnya tidak menutup diri dengan kans ini. Mereka bisa saja langsung memberikan izin kepada Sandro Tonali untuk bergabung dengan Juventus. Peluang ini akan bertambah signifikan jika mereka gagal memenuhi harapannya untuk lolos kualifikasi Liga Champions di tahun depan.

Sampai sekarang juga Newcastle United masih terus berusaha untuk bisa mendapatkan tiket ke kompetisi paling elite tingkat klub di Eropa ini. Mereka sedang mempersiapkan diri untuk bertanding melawan Qarabag FK dalam fase playoff gugur di tingkat regional. Tim ini harus mencari cara untuk memperbaiki peringkat mereka yang masih dipenuhi ketidakpastian. Sejauh ini mereka hanya bisa menempati peringkat 11 padahal sudah ada 24 pertandingan yang mereka lewati. Di peringkat ini, merkea masih di bawah Chelsea yang menempati peringkat 5 dengan unggul 7 poin.

Kalau mereka gagal untuk mendapatkan keuntungan besar yang dikaitkan dengan transfer ini, Newcastle United harus memutar otak. Gagal dengan transfer ini akan membuat mereka harus berurusan dengan kebijakan Financial Fair Play. Kebijakan ini pada intinya membatasi tingkat kerugian maksimal yang bisa dialami oleh sebuah klub dalam periode 3 musim berturut-turut.

Di tengah situasi yang buruk seperti ini, Juventus terus melanjutkan pengamatan mereka. Tim dari Italia ini percaya kalau valuasi di kisaran 50 juta Euro akan cukup untuk bisa membujuk Newcastle United untuk memberikan izin transfer ini. Hanya saja, keputusan pasti akan ditentukan oleh banyak hal. Publik masih menanti kalau memang mantan pemain AC Milan ini memang berenncana untuk meninggalkan St James’ Park. Reputasi mentereng yang berhasil dibangunnya sejauh ini disana membuatnya akan kesulitan jika memang harus dipaksa untuk mencari tempat baru.

Sumber kami yang lain menyebutkan kalau Tonali saat ini sepertinya sedang merasa tekanan hutang moral yang cukup besar kepada Newcastle United. Dia merasa tertekan karena telah mendapat dukungan besar dari seluruh penggemar, terutama saat menjalani 10 bulan di luar lapangan karena dakwaan yang diarhakan kepadanya. Beban hutang moral ini masih jelas terasa bahkan ketika penawaran untuk bergabung dengan Juventus tak bisa dipungkiri akan menjadi penawaran yang baik.

Tapi Juventus juga sebenarnya tidak dalam kondisi lowong secara finansial. Menempuh rencana ini membuat mereka harus melepaskan setidaknya beberapa pemain baru. Dana penjualan ini akan menjadi andalan emreka untuk mendapatkan pemain Newcastle United yang diincar. Ada beberapa nama yang mulai beredar yang mungkin akan mereka lepaskan di musim panas nanti, seperti Lois Openda.