Liga Primer Inggris tengah bergejolak dalam beberapa hari terakhir. Hari pertama di tahun ini langsung menarik perhatian setelah Enzo Maresca memilih untuk tidak memperpanjang masa kerjanya di Chelsea. Hanya beberapa hari setelahnya, nasib serupa menghampiri pelatih yang bekerja di Manchester United, Ruben Amorim. Kedua pelatih ini sama-sama diberhentikan dari tim yang mereka bela di Inggris. Keduanya juga punya kesamaan lain. Banyak pengamat mengindikasikan kalau keputusan untuk memecat dua pelatih ini tak bisa dilepaskan dari relasi masing-masing yang buruk dengan petinggi klub asal. Keduanya dirumorkan mengalami retak relasi dengan petinggi klub masing-masing terutama untuk urusan transfer pemain. Tapi dengan tren semacam ini, rasa penasaran publik mencuat ke satu topik. Apakah akan ada pelatih lain dari turnamen ini yang akan berurusan dengan masalah yang sama?
Risiko Pep Guardiola Diberhentikan dari Liga Primer Inggris
Dalam periode beberapa hari belakangan, dua tim papan atas dari Liga Primer Inggris telah memutuskan untuk memberhentikan pelatih mereka. Ruben Amorim harus mengakhiri hari-hari kerjanya di Manchester United. Sementara Enzo Maresca harus mengakhiri statusnya sebagai pelatih di Chelsea. Kepergian mereka menyisakan satu pertanyaan penting. Dua tim yang mengambil keputusan besar ini tidak bisa dikatakan sudah mencapai kondisi ideal dalam turnamen yang sedang mereka ikuti. Pemecatan ini sekaligus memicu pertanyaan penting tentang nasib yang menanti pelatih lain dari turnamen yang sama.
Satu nama yang cukup menarik perhatian adalah Pep Guardiola. Publik memang tidak boleh menutup mata dengan performa Manchester City sampai tahap ini. Semua orang, termasuk pengemar mereka, tidak bisa mengatakan kalau mereka puas dengan performa yang mereka tunjukkan sampai hari ini. Mereka terpaksa harus menyerahkan tahta puncak klasemen ke Arsenal setelah hanya lmendapatkan hasil 2 kali seri dan disusul dengan permainan yang sangat buruk. Hasil ini jelas sangat buruk jika dibandingkan dengan musim lalu, bahkan setelah mereka melakukan perubahan besar-besaran. Gagasan kalau Pep Guardiola bisa saja diberhentikan dari tugasnya di tengah jalan memang sepertinya tidak akan terjadi. Tapi dengan kontraknya yang akan segera berakhir di musim ini, ada suara yang menyerukan untuk segera dilakukan pergantian pelatih.
Sudah ada spekulasi tentang nama yang sebaiknya menggantikan pria asal Catalan ini di Manchester City. Beberapa orang menyerukan agar tugas dini diberikan ke Enzo Maresca, yang baru saja keluar dair Chelsea. Mantan pemain gelandang timnas Italia ini pernah bekerja di Manchester City sebagai asisten Guardiol. Pengalaman ini seharusnya membuatnya sudah paham dengan karakteristik tim dan pemain di Cityzens.
Arne Slot Bisa Menyusul Berhenti dari Liga Primer Inggris
Di Liverpool, pelatih ini berhasil mengamankan trofi juara tanpa perlu mendatangkakn pemain baru. Ada anggapan kalau pelatih ini telah berhasil meningkatkan kualitas latihannya setelah tim ini menjalani periode lama gaya bermain yang mereka warisi dari Jurgen Klopp.
Tapi semuanya berubah pada tahun ini. Liverpool telah mengeluarkan dana dalam jumlah fantastis, tapi seolah tak cukup untuk membuat mereka terlepas dari perjuangan keras untuk msuim ini. Arne Slot juga berulang kali membuat keputusan yang dianggap ganjil dan karena dari pemain baru mereka, pelatih ini telah melakukan pendekatan yang dianggap kurang berdampak.
Para penggemar Liverpool perlahan mulai kehilangan kesabaran mereka. Sudah ada obrolan di tengah penggemar sampai ke petinggi tim tentang sosok yang bisa menggantikan pelatih berdarah Belanda ini. Hanya saja, memberhentikan pelatih ini tak lama setelah mereka menang EPL dianggap akan menjadi langkah yang berpotensi blunder bagi tim ini.
Thomas Frank
Menurut para penggemar Tottenham, SPurs tampak lebih baik musim lalu saat mereka masih berada di bawah arahan dari Ange Postecoglou daripada tahun ini saat mereka bersama Frank. Musim lalu menjadi musim terburuk mereka di Liga Primer Inggris. Lili Putih terlihat sangat lemah di bagian depat. Mereka hanya bisa mencatatkan jumlah gol yang sangat minim. Kreativitas bermain merkea juga dikritik, seperti halnya intensitas bermain tim ini. Banyak hal yang hilang dari permainan mereka. Tapi pertanyaan yang harus diajukan adalah jika memang semua hal buruk ini terjadi karena kesalahan tunggal dari pelatih mereka.
Dengan kepergian dari Daniel Levy, banyak fans berharap kalau operasi Tottenham akan mendatangkan perubahan yang mereka harapkan. Tapi kenyataan yang terjadi di lapangan tidak seperti ini. Frank jelas belum bisa memenuhi ekspektasi yang diharapkan penggemar mereka. Tim ini justru harus terpuruk dengan menempati peringkat 13 klasemen.
Nuno Espirito Santo Bisa Berhenti dari Liga Primer Inggris
Pelatih asal POrtugal ini sempat menjalani musim yang luar biasa di Nottingham pada thaun lalu. Tapi laga final yang buruk menimbulkan keretakan dalam relasi antara pelatih ini dengan pemilik tim. Dia kemudian dipecat di awal musim baru dan mengambil peran serupa di West Ham United.
Tapi kemudian, sang Palu tak bisa berbuat banyak. Mereka berisiko terpuruk jatuh ke zona degradasi. Perubahan sepertinya tidak bisa datang dari tim ini. West Ham harus berjuang keras di tengah titik nadir dan masa kerja Espirito Santo tampaknya juga menjadi topik pertaruhan. Saat ini sudah ada omongan di Inggris tentang perubahan yang bisa saja terjadi untuk paruh kedua musim ini dan zona degradasi. Pelatih West Ham United ini mungkin sedang menyesali semua keputusan ganjil yang dibuatnya sampai titik ini.